LIMBOTO, DISKOMINFO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai memfokuskan pencarian bibit atlet potensial hingga ke tingkat desa melalui ajang kompetisi lokal.
Langkah ini sebagai wadah regenerasi atlet di berbagai cabang olahraga sehingga tetap berjalan beriringan dengan pembinaan kepemudaan.
Demikian kata Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, saat membuka secara resmi Dungaliyo Competition di Aula Sanggar Seni Desa Pangadaa, Kecamatan Dungaliyo, Sabtu (7/3/2026) malam.
Kompetisi ini menyasar peserta dari wilayah Batudaa cs dengan mempertandingkan cabang olahraga catur, badminton, tenis meja, hingga domino.
“Jaga sportivitas dalam setiap pertandingan. Kegiatan seperti ini bukan sekadar kompetisi atau hiburan, tetapi juga menjadi ajang pencarian bakat bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki potensi di bidang olahraga,” ujar Tonny dalam sambutannya.
Tonny mengapresiasi kolaborasi apik antara remaja masjid, KNPI, Karang Taruna, hingga pemerintah kecamatan yang mampu menyatukan semangat “Ramadan Sehat” dalam satu wadah kompetisi.
Menurutnya, sinergi lintas organisasi kepemudaan seperti ini sangat dibutuhkan untuk menghidupkan gairah olahraga di seluruh wilayah, hingga ke tingkat bawah.
Ia pun memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) akan memberikan dukungan berkelanjutan terhadap kegiatan yang mampu melahirkan atlet daerah.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan kepemudaan yang mendorong lahirnya bibit-bibit atlet dari desa. Kami ingin olahraga menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus prestasi,” tambahnya.
Acara pembukaan yang berlangsung meriah tersebut turut dihadiri oleh Kepala Disporapar Kabupaten Gorontalo, Camat Dungaliyo, serta jajaran tokoh pemuda setempat.
Di sisi lain, antusiasme masyarakat yang hadir menjadi sinyal positif bahwa ruang-ruang kompetisi di tingkat kecamatan sangat dinantikan sebagai sarana interaksi sosial yang produktif di malam Ramadan.
Liputan: Itan Pakaya
Editor: Zulkifli Mile





