Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo

Safwan T. Bano: Pemahaman Kebangsaan Landasan Mahasiswa Jalani pendidikan dan Kehidupan Berbangsa

Kadis Kominfo Safwan Bano memberikan materi di hadapan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas IAIN Sultan Amai Gorontalo, Kamis (19/09/2024).

LIMBOTO – Pemahaman terhadap kebangsaan menjadi landasan bagi para mahasiswa dalam menjalani pendidikan dan kehidupan berbangsa. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo, Safwan Tahir Bano, saat memberikan materi di hadapan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas IAIN Sultan Amai Gorontalo, Kamis (19/09/2024).

“Wawasan kebangsaan merupakan pandangan bersama yang harus dimiliki oleh seluruh rakyat Indonesia, termasuk mahasiswa sebagai calon penerus bangsa,” tegas Safwan yang juga alumni IAIN Gorontalo ini.

Dalam acara tersebut hadir Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Said Subhan Posangi, M.Pd.I, Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Dr. Andi Nurwati, S.S., M.Pd, serta para Wakil Dekan Dr. Lian G. Otaya, M.Pd, dan Dr. Damhuri, M.Ag.

Dalam kesempatan tersebut, Safwan juga menyoroti peran generasi muda dalam menjaga dan memajukan bangsa. Menurutnya, generasi muda saat ini adalah kunci untuk menjadikan Indonesia sebagai generasi emas pada tahun 2045. “Maka pendidikan kebangsaan harus menjadi fondasi dalam membentuk semangat nasionalisme,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kebijakan dalam bermedia sosial. “Bijak dalam menggunakan media sosial sangat diperlukan untuk menyebarkan informasi yang benar dan bermanfaat, agar bangsa ini semakin maju sesuai dengan harapan kita semua,” lanjutnya.

memberikan materi di hadapan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Di akhir pesannya, Dr. Safwan Bano mengingatkan bahwa generasi muda memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan bangsa.

“Kalian adalah tombak utama bangsa ini. Masa depan Indonesia ada di tangan generasi muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan,” tutupnya.

Laporan: Priyo Hanapi
Editor: Zulkifli Mile